review jurnal
Masalah yang terdapat pada jurnal ini
yaitu Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam sektor pembangunan telah menimbulkan
dampak negatif terhadap ketersediaan sumber daya alam dan kualitas lingkungan.
Hal tersebut tentunya berdampak pada sektor pertanian. Sebagai gambaran, sektor
pertanian yang bertumpu pada potensi sumber daya alam banyak mengalami
pengurasan sehingga ketersediaan dan kualitas sumber daya alam makin menurun.
Akibatnya, setelah hampir empat dasawarsa pembangunan berlangsung, kondisi
pertanian nasional masih dihadapkan pada berbagai masalah, antara lain: 1)
menurunnya kesuburan dan produktivitas lahan, 2) berkurangnya daya dukung
lingkungan, 3) meningkatnya konversi lahan pertanian produktif, 4) meluasnya
lahan kritis, 5) meningkatnya pencemaran dan kerusakan lingkungan, 6)
menurunnya nilai tukar, penghasilan dan kesejahteraan petani, 7) meningkatnya
jumlah penduduk miskin dan pengangguran di pedesaan, dan 8) terjadinya
kesenjangan sosial di masyarakat. Masalah tersebut muncul karena pembangunan
selama ini cenderung bias pada pemacuan pertumbuhan produksi, serta peran
pemerintah dan swasta sangat dominan. Masyarakat petani hanya berperan sebagai
objek, bukan sebagai subjek pembangunan. Sektor pertanian juga tidak lagi
ditempatkan sebagai fondasi ekonomi nasional, tetapi sebagai penyangga untuk
menyukseskan industrialisasi sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi.
B. HASIL
Hasil dari penelitian pada jurnal ini adalah sebagai
berikut :
1.
Kebijakan yang
dipandang tepat di Indonesia adalah pembangunan pertanian berkelanjutan melalui
kemitraan usaha agribisnis secara partisipatif.
2.
Pembangunan
pertanian berkelanjutan melalui pengembangan kemitraan usaha agribisnis hanya
akan berhasil jika dilakukan secara partisipatif, yaitu melibatkan seluruh
pelaku agribisnis dalam proses perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan
evaluasi.
3.
Pembangunan
pertanian berkelanjutan melalui strategi kemitraan usaha agribisnis memerlukan
konsolidasi kelembagaan.
4.
Pembangunan
pertanian berkelanjutan melalui kemitraan usaha agribisnis mampu memberikan
manfaat, antara lain: 1) meningkatkan produksi pertanian secara moderat,
stabil, dan berkesinambungan, 2) meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan
petani, 3) mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran di pedesaan, 4)
meningkatkan pemerataan dan keadilan sosial, 5) menciptakan kerja dan lapangan
berusaha, 6) meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya alam dan lingkungan,
7) meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan petani dan pelaku agribisnis,
serta 8) melestarikan kualitas lingkungan untuk mendukung kegiatan pembangunan
berkelanjutan.
5.
Beberapa saran
operasional dalam pelaksanaan pembangunan pertanian berkelanjutan melalui
kemitraan usaha agribisnis adalah: 1) revitalisasi kelembagaan penyuluhan dan
kelembagaan petani, 2) pengaturan produksi berdasarkan permintaan pasar melalui
perencanaan pola tanam dan kemitraan usaha yang mandiri, 3) pemilihan komoditas
berdasarkan permintaan pasar dan potensi sumber daya alam, 4) pengembangan kelembagaan
kemitraan usaha agribisnis sesuai kondisi setempat untuk menjamin keterpaduan
produk dan pelaku agribisnis, serta 5) pengembangan hasil dari pendekatan
komoditas ke arah pengembangan produk berkualitas didukung strategi promosi,
teknologi, dan fasilitasi pemerintah.
D. KELEBIHAN
DAN KEKURANGAN
1.
Kelebihan
Menurut
pendapat saya kelebihan yang terdapat pada jurnal ini adalah adanya penjelasan
yang sangat jelas tentang permaslahan yang terjadi pada setiap sektor yang
menyebabkan kegagalan pada pembangunan pertanian konvensional serta adanya
solusi ril dalam menghadapi permasalahan tersebut. Serta ada banyak sekali
solusi dalam pembangunan pertanian konvensional dalam jurnal ini.
2.
Kekurangan
Menurut
pendapat saya kekurangan jurnal ini adalah terlalu banyaknya sumber yang
disitasi, sehingga ketika membahas solusi seharusnya membuat banyak fikiran
sendiri tentang solusi tersebut. Akan tetapi pada keseluruhan jurnal tersebut
sudah sangat baik.
C. PERBANDINGAN
JURNAL LAIN
Jurnal yang digunakan
untuk dijadikan perbandingan yaitu :
Nama Jurnal : Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 6 (2)
Judul
jurnal : PEMBANGUNAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DALAM
KONTEKS GLOBALISASI DAN DEMOKRATISASI EKONOMI
Nama penulis : Tejoyuwono Notohaprawiro
Tahun
: 2006
Pada jurnal
tersebut, terdapat masalah yang sama, yaitu pembangunan di Indonesia yang
menyebabkan dampak negatif pada ketersediaan sumber daya alam dan kualitas
lingkungan. Akan tetapi pada hasil penilitian berbeda, karena jurnal ini lebih
menekankan bagaimana merealisasikan pembangunan pertanian dengan membuat lahan
pertanian produktif kembali dengan berbagai perlakuan terhadap lahan yang rusak
akibat dari pembangunan. Sedangkan Pada jurnal diatas yang telah di review,
untuk merealisasikan pembangunan pertanian dilakukan dengan bebrapa cara, salah
satunya dengan pengembangan kemitraan usaha pertanian agribisnis yang dilakukan
secara partisipatif.
Komentar
Posting Komentar